Kalkulator Deposito

Hitung estimasi dan setelah 20% (PP 123/2015).

Dasar perhitungan & PP 123/2015
Coba cepat:

Langkah 1

Nominal deposito

Pokok ditempatkan; hanya yang kena

Contoh pokok

Rp

(PMK 212 Pasal 7)

Total deposito + tabungan + SBI di semua bank ≤ Rp 7.500.000

Langkah 2

Suku bunga & tenor

per tahun dan penempatan

Suku bunga per tahun

Preset bunga

%

Tenor

Preset tenor

bln

Metode perhitungan bunga

Pokok × suku bunga × (tenor × 30 hari) ÷ 365Pokok × suku bunga × (tenor ÷ 12 bulan)
Pratinjau langsung
  • Pokok deposito
  • Suku bunga & tenor
  • Estimasi siap

Lengkapi langkah di atas untuk melihat estimasi bunga bersih di sini.

Hasil estimasi deposito

Isi pokok, suku bunga, dan tenor untuk estimasi deposito

Belum ada estimasi deposito

Isi pokok, suku bunga, dan tenor. Contoh cepat di atas bisa mengisi otomatis.

Langsung ke nominal

Dasar hukum

Tarif acuan: PP 123/2015 · PMK 212/2018 · Juni 2026

Peraturan Pemerintah Nomor 123 Tahun 2015 tentang Perubahan atas PP 131/2000 (PPh Final atas bunga deposito), jo. UU PPh Pasal 4 ayat (2) dan PMK 212/PMK.03/2018.

Ketentuan perpajakan yang dipakai di simulasi

Pasal / aturanIsi (ringkas)Di Hitung
UU PPh Pasal 4 ayat (2) huruf aBunga deposito yang ditempatkan di bank di Indonesia termasuk objek PPh bersifat final.Bunga bruto deposito rupiah di bank kena PPh Final, bukan digabung SPT Tahunan.
PP 123/2015 (mengubah PP 131/2000) Pasal 3Tarif PPh Final atas bunga deposito dan tabungan bagi WPDN/BUT: 20% dari bruto.Potongan pajak = 20% × bunga bruto (jika tidak memenuhi pengecualian).
PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 2Bank/lembaga keuangan wajib memotong PPh Final saat bunga deposito dibayarkan.Simulasi mengasumsikan pemotongan penuh 20% atas bunga bruto (kecuali pengecualian Pasal 7).
PMK 212/PMK.03/2018 Pasal 7 huruf aPemotongan tidak dilakukan jika total deposito + tabungan + SBI ≤ Rp 7.500.000 dan bukan hasil pemecahan rekening.Opsi form: jika diaktifkan, PPh Final = 0 atas bunga bruto.

Asumsi perhitungan bunga (bukan ketentuan pajak)

AsumsiKeteranganDi Hitung
Bunga sederhana (bukan ARO/compound)Imbal hasil dihitung sekali untuk tenor, tanpa perpanjangan otomatis bunga ke pokok.Tidak ada bunga berganda antar periode.
Metode Hari / 365Bunga bruto = pokok × suku bunga × (tenor bulan × 30 hari) ÷ 365.Aproksimasi umum perbankan; bank bisa memakai hari kalender aktual.
Metode Bulan / 12Bunga bruto = pokok × suku bunga × (tenor ÷ 12).Perkiraan proporsional bulan, alternatif di form.

Dokumen peraturan (sumber resmi)

  • UU Nomor 7 Tahun 1983

    Pajak Penghasilan (jo. perubahan, termasuk UU HPP 7/2021)

    Dasar objek PPh termasuk bunga deposito (Pasal 4 ayat 2).

    Buka di JDIH BPK
  • PP 123 Tahun 2015

    Perubahan atas PP 131/2000 tentang PPh atas Bunga Deposito dan Tabungan

    Tarif PPh Final 20% atas bunga deposito dan tabungan WPDN.

    Buka di JDIH BPK
  • PP 131 Tahun 2000

    Pajak Penghasilan atas Bunga Deposito dan Tabungan serta Diskonto SBI

    Dasar pengenaan PPh Final atas bunga deposito (diubah PP 123/2015).

    Buka di JDIH BPK
  • PMK 212/PMK.03/2018

    Pemotongan PPh atas Bunga Deposito dan Tabungan serta Diskonto SBI

    Kewajiban bank memotong PPh Final; pengecualian saldo agregat Rp 7,5 jt (Pasal 7).

    Buka di JDIH BPK

deposito: Simulasi estimasi bunga bruto dan bersih deposito rupiah di bank. Tidak mencakup deposito valas, DHE khusus (PP 22/2024), ARO/compound, penalti pencairan awal, atau pengecualian khusus (dana pensiun, SKB, tabungan rumah). Konfirmasi angka resmi ke bank.