Kalkulator Investasi
Simulasikan pertumbuhan dana: nilai akhir, target setoran bulanan, , dan perbandingan deposito.
Rumus FV & asumsi simulasiLangkah 1
Modal investasi
dan/atau bulanan
Mode simulasi
Contoh pokok
Setoran rutin bulanan
Preset setoran
Kenaikan per tahun
Langkah 2
Imbal hasil & jangka waktu
dan
Imbal hasil per tahun
Acuan ilustratif (BI/OJK)
Jangka waktu
Preset tenor
Frekuensi kapitalisasi pokok
Penyesuaian realistis
Inflasi 2.5%
Penyesuaian realistis
Inflasi 2.5%
simulasi
Preset inflasi
Preset biaya
Preset pajak (ilustratif)
- Pokok atau setoran rutin
- Imbal hasil & tenor
- Estimasi siap
Lengkapi langkah di atas untuk melihat estimasi nilai akhir di sini.
Hasil simulasi investasi
Isi modal, imbal hasil, dan tenor untuk simulasi bunga majemuk
Belum ada estimasi investasi
Isi pokok atau setoran rutin, imbal hasil, dan tenor. Gunakan chip contoh cepat di atas.
Langsung ke modalRumus & asumsi simulasi
Bunga majemuk FV = PV(1 + r/n)^(nt) (time value of money); inflasi sasaran BI 2,5±1% (PMK 31/2024); perbandingan deposito PP 123/2015
Rumus yang dipakai di simulasi
| Komponen | Isi (ringkas) | Di Hitung |
|---|---|---|
| Nilai akhir pokok (FV) | FV = PV × (1 + r/n)^(n×t). Standar matematika keuangan (TVM) dipakai OJK/BI dalam edukasi perencanaan keuangan. | Pokok × (1 + rate_net/n)^(n×tenor); rate_net = imbal hasil − biaya admin. |
| Setoran rutin (anuitas biasa) | FV = PMT × [((1 + i)^m − 1) / i], i = r/12, m = 12×t, setoran di akhir bulan. | contributionTiming end (default); begin = anuitas due × (1 + i). |
| EAR (effective annual rate) | Suku efektif tahunan = (1 + r/n)^n − 1; menggambarkan dampak frekuensi kapitalisasi pokok. | effectiveAnnualRate ditampilkan di hasil; mengubah frekuensi kapitalisasi. |
| Nilai riil (inflasi) | Nilai riil ≈ nominal ÷ (1 + inflasi)^t. Sasaran inflasi BI 2,5% ±1% (PMK 31/2024). | annualInflationPercent default 2,5%; realFutureValue dan realGain di hasil. |
| Biaya admin / expense ratio | Reksadana dan produk investasi umumnya memotong biaya pengelolaan tahunan dari NAV. | annualFeePercent mengurangi imbal hasil bruto sebelum perhitungan majemuk. |
| Perbandingan deposito (PP 123/2015) | Deposito: bunga bruto proporsional tenor, PPh Final 20% atas bunga (PP 123/2015 jo. PP 131/2000 Pasal 3). | depositoComparison pokok lump sum; dcaDeposito untuk setoran rutin (bunga sederhana bulanan + PPh Final). |
| Skenario dual imbal hasil | Perbandingan ilustratif ±4 p.p. dari imbal hasil input; parameter lain identik. | buildInvScenarioCompare di panel hasil (mode forward). |
| CAGR simulasi | CAGR = (nilai akhir / total modal)^(1/t) − 1 dari total aliran kas simulasi. | effectiveAnnualYield di hero hasil. |
| Invers setoran (mode target) | PMT = (FV_target − PV×(1+r/n)^(nt)) ÷ [((1+r/12)^(12t)−1)/(r/12)]; anuitas biasa akhir bulan. | calculationMode targetContribution → requiredMonthlyContribution; dengan step-up dipakai pencarian numerik. |
| Step-up setoran tahunan | Setoran bulanan naik X% di awal setiap tahun kalender simulasi; model gaji/DCA yang meningkat. | annualContributionIncreasePercent; simulasi bulan-per-bulan untuk FV dan total modal. |
| Pajak flat atas keuntungan | Ilustrasi: pajak = gain × tarif%; nilai akhir bersih = nominal − pajak. UU PPh mengatur objek dan tarif per instrumen. | taxOnGainPercent mengurangi keuntungan bruto di akhir tenor; bukan tarif resmi produk. |
| Luar cakupan | Pajak capital gain saham, withholding obligasi, volatilitas pasar, dan rebalancing portofolio. | Disclaimer; imbal hasil konstan deterministik. |
Asumsi simulasi
| Asumsi | Keterangan | Di Hitung |
|---|---|---|
| Imbal hasil konstan | Return bruto diasumsikan tetap; pasar riil berfluktuasi. | annualRatePercent tidak berubah per tahun. |
| Biaya flat per tahun | Biaya admin dipotong flat dari imbal hasil bruto (% p.a.). | annualFeePercent mengurangi rate sebelum FV. |
| Inflasi flat | Inflasi tahunan konstan untuk estimasi daya beli. | Default 2,5% (sasaran BI); bisa diubah ke 0. |
| Setoran akhir bulan | Anuitas biasa (default) atau anuitas due jika timing awal bulan. | contributionTiming end | begin; step-up di awal tahun ke-2+. |
| Deposito DCA | Setoran rutin: bunga sederhana saldo awal bulan + PPh Final 20%. | dcaDeposito dalam depositoComparison bila ada setoran rutin. |
| Pajak keuntungan (opsional) | Tarif flat ilustratif atas gain bruto di akhir tenor. | taxOnGainPercent = 0 default; afterTaxFutureValue di hasil. |
Referensi edukasi
OJK: Literasi Keuangan
OJK Kanal Edukasi dan Perlindungan Konsumen
Kerangka edukasi OJK: pengelolaan keuangan, manfaat dan risiko produk jasa keuangan, serta perlindungan dari investasi ilegal.
Buka sumberStrategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025
OJK publikasi SNLKI Revisit
Pedoman literasi keuangan nasional; investasi jangka panjang dan pemahaman risiko produk.
Buka sumberBank Indonesia: Sasaran Inflasi
PMK 31/2024 jo. perjanjian BI–Kemenkeu
Sasaran inflasi 2025–2027: 2,5% ±1% per tahun; dipakai sebagai default nilai riil di simulasi.
Buka sumberBank Indonesia: Indikator Target Inflasi
BI Statistik (IHK vs target)
Data historis inflasi aktual vs target; referensi saat menyesuaikan asumsi inflasi simulasi.
Buka sumberBank Indonesia: BI-Rate
BI kebijakan moneter (ex BI7DRR)
Suku bunga acuan BI memengaruhi suku bunga deposito dan kredit perbankan (transmisi kebijakan moneter).
Buka sumberMemahami Suku Bunga Acuan BI
BI Cerita BI / Ruang Media
Edukasi BI tentang hubungan BI-Rate dengan suku bunga tabungan, deposito, dan keputusan investasi.
Buka sumberPP 123/2015 (PPh Final bunga deposito)
JDIH BPK, mengubah PP 131/2000
Tarif PPh Final 20% atas bunga deposito; dipakai di perbandingan deposito vs investasi majemuk.
Buka sumberUU PPh No. 7/1983
JDIH BPK
Kerangka pajak penghasilan Indonesia; tarif dan objek per instrumen berbeda. Pajak flat simulasi hanya ilustrasi gain.
Buka sumberTime Value of Money (Future Value)
Standar kurikulum keuangan / CFA Institute Level I
Rumus FV majemuk dan anuitas merupakan dasar akademis kalkulator; bukan rekomendasi produk.
Acuan imbal hasil ilustratif
Deposito bank (~5% p.a.)
BI, suku bunga deposito mengikuti BI-Rate
Contoh ilustratif; bunga deposito riil per bank berbeda. Bandingkan neto setelah PPh Final di kalkulator deposito.
Bank Indonesia: Cerita BI (transmisi BI-Rate ke deposito)SBN tenor panjang (~7% p.a.)
BI siaran pers RDG, yield SBN acuan pasar
Yield SBN berfluktuasi harian; angka preset hanya titik acuan edukatif, bukan harga beli hari ini.
Bank Indonesia: RDG (imbal hasil SBN tenor 10 tahun)Saham jangka panjang (~10% p.a.)
OJK SNLKI / edukasi pasar modal
Return saham sangat volatil; 10% p.a. hanya skenario simulasi majemuk, bukan proyeksi IHSG.
OJK: Literasi Keuangan (investasi jangka panjang)Reksadana campuran (~8% p.a.)
OJK literasi investor ritel
Belum termasuk biaya admin/management fee; gunakan field biaya tahunan di form jika perlu.
OJK: Edukasi produk pasar modal
: Simulasi ilustratif dengan asumsi imbal hasil tetap. Bukan nasihat investasi, proyeksi pasar, atau jaminan return. Produk riil berisiko dan dapat turun nilainya. Konsultasikan profil risiko dengan penasihat berlisensi.