Panduan
Tentang Kalkulator BMI
Ringkasan
Informasi edukatif untuk mesin pencari dan pengguna baru
Kalkulator BMI (Body Mass Index) HitungSemua menghitung indeks massa tubuh dari berat dan tinggi badan, dengan klasifikasi WHO internasional dan referensi Asia-Pasifik (WHO 2004).
Hasil membantu estimasi kategori berat badan: underweight, normal, overweight, atau obesitas. Cocok untuk skrining awal, bukan diagnosis medis.
Setelah BMI, Anda bisa lanjut ke kalkulator kalori harian untuk estimasi kebutuhan energi.
Cara memakai kalkulator BMI
Langkah-langkah
- 1
Masukkan berat badan
Dalam kilogram (kg).
- 2
Masukkan tinggi badan
Dalam centimeter; dikonversi otomatis ke meter untuk rumus.
- 3
Pilih standar klasifikasi
WHO global atau WHO Asia (2004) untuk batas overweight/obesitas.
- 4
Baca kategori dan tabel
Lihat BMI Anda di tabel klasifikasi dan rekomendasi lanjutan.
Rumus utama
Rumus BMI
BMI = berat (kg) ÷ tinggi (m)²
Contoh: 70 kg dan 170 cm → BMI ≈ 24,2.
Pertanyaan umum (FAQ)
Bagaimana rumus BMI?(buka)
BMI = berat badan (kg) ÷ tinggi badan (m)². Hasil diklasifikasikan ke underweight, normal, overweight, atau obesitas.
Apakah BMI cukup untuk diagnosis?(buka)
Tidak. BMI tidak membedakan massa otot dan lemak. Konsultasikan tenaga kesehatan untuk penilaian lengkap.
Apa beda klasifikasi WHO dan Asia?(buka)
Batas overweight/obesitas untuk populasi Asia sering lebih rendah (mis. overweight ≥ 23) dibanding standar WHO global.
BMI atlet atau berotot bisa misleading?(buka)
Ya. Otot padat menaikkan berat tanpa lemak berlebih sehingga BMI bisa terlihat overweight padahal komposisi tubuh sehat.
Berapa BMI ideal untuk orang Indonesia?(buka)
Referensi Asia umumnya normal 18,5–22,9; overweight mulai ≥ 23. Gunakan standar Asia di kalkulator untuk konteks lokal.
Istilah pencarian terkait
Kata kunci yang sering dipakai pengguna
- kalkulator bmi
- hitung indeks massa tubuh
- cek berat ideal
- bmi calculator indonesia
Butuh detail regulasi lengkap? Lihat bagian dasar hukum di halaman ini atau baca Metodologi HitungSemua.