Investasi · Panduan
Cara hitung bunga deposito bruto dan bersih setelah pajak
Panduan bunga deposito: suku bunga, tenor, PPh Final 20%, contoh jatuh tempo, dan simulasi deposito gratis.
Terakhir diperbarui: Juni 2026
Ringkasan
Deposito berjangka memberikan bunga tetap selama tenor kontrak. Sebelum menempatkan dana, hitung estimasi bunga bruto dan bersih setelah PPh Final.
Panduan ini menjelaskan rumus bunga sederhana, potongan PPh Final 20% atas bunga deposito (PP 123/2015 jo. PMK 212/2018), dan perbandingan dengan instrumen lain.
Penawaran bank bisa berbeda (tiering bunga, perpanjangan otomatis, penalty break). Simulasi untuk perencanaan awal.
Rumus bunga deposito
Bunga bruto ≈ Pokok × Suku bunga tahunan × (Tenor ÷ 12) untuk perhitungan sederhana bunga flat tahunan.
Beberapa bank menawarkan bunga tiered atau pembayaran bunga bulanan vs di akhir tenor. Pastikan metode di simulasi sesuai produk.
Total diterima saat jatuh tempo = Pokok + Bunga bruto − PPh Final.
PPh Final 20%
Bunga deposito rupiah dikenai PPh Final 20% yang dipotong bank (withholding).
PPh Final bersifat final: tidak perlu dilaporkan ulang sebagai penghasilan terpisah untuk WP orang pribadi dalam praktik umum, kecuali ada instruksi khusus dari konsultan pajak.
Simulasi menampilkan bunga bersih setelah potongan 20%.
Deposito vs reksadana vs dana darurat
Deposito cocok untuk dana darurat dan tujuan jangka pendek karena risiko rendah dan likuiditas terencana (dengan penalty jika break).
Reksadana pasar uang atau DCA jangka panjang punya profil return dan risiko berbeda.
Target dana darurat ideal dihitung dari pengeluaran bulanan sebelum menentukan nominal deposito.
Langkah hitung bunga deposito
Langkah
- 1
Tentukan pokok dan tenor
Nominal dana dan lamanya deposito (bulan).
- 2
Masukkan suku bunga
Ambil dari penawaran bank (% per tahun).
- 3
Hitung bunga bruto
Pokok × bunga × proporsi tahun.
- 4
Kurangi PPh Final 20%
Dapatkan bunga bersih dan total jatuh tempo.
Rumus
Bunga bruto (flat tahunan)
Bunga bruto = Pokok × Bunga % ÷ 100 × (Tenor bulan ÷ 12)
Bunga bersih = Bunga bruto × (1 − 20% PPh Final).
Coba simulasi langsung
Hitung estimasi bunga deposito bruto dan bersih setelah PPh Final 20% (PP 123/2015). Gratis, tanpa akun, dengan dasar peraturan di halaman kalkulator.
Buka kalkulator depositoPanduan terkait
Istilah pencarian
Topik yang sering dicari
- cara hitung bunga deposito
- simulasi deposito bank
- pph final deposito 20 persen
- kalkulator deposito online
Pertanyaan umum (FAQ)
Apakah bunga deposito dijamin?(buka)
Bunga mengikuti kontrak selama tidak break. LPS menjamin simpanan hingga batas nominal sesuai ketentuan LPS berlaku.
Break deposito sebelum jatuh tempo?(buka)
Umumnya kena penalty dan bunga dihitung ulang. Baca syarat produk bank.
Deposito vs tabungan biasa?(buka)
Deposito bunga lebih tinggi dengan lock-in tenor. Tabungan lebih likuid.
Apakah ada biaya admin?(buka)
Tergantung bank. Simulasi fokus bunga dan PPh; biaya admin kecil bisa ada di luar kalkulator.
Deposito valas sama pajaknya?(buka)
Ketentuan PPh bunga deposito dalam rupiah di simulasi ini. Valas punya aturan tersendiri.
Metodologi dan sumber peraturan dijelaskan di halaman Metodologi.